USAHA MUDAH DAN MENGUNTUNGKAN


MUDAHNYA BISNIS AIR ISI ULANG GALON
Hasil gambar untuk ISI ULANG GALON

Assalamualaikum wr.wb
Di blog saya yang kedua ini, menceritakan tentang usaha sampingan ayahku yaitu berjualan air isi ulang. Usaha yang sudah ditekuni dari tahun 2013 alhamdulillah sampai sekarang masih bisa berjalan. Dengan adanya usaha ini ayahku dapat meringankan beban keluarga, bisa untuk menyekolahkanku dan adikku serta tambahan uang untuk sehari hari. Dengan bermodalkan uang 30 juta dan ruang garasi sebagai gantinya alhamdulillah sampai sekarang usaha ini semakin maju dan banyak pembeli.

Keuntungan Bisnis Depot Air Minum Isi Ulang

Berikut ini kami coba deskripsikan mengenai Analisa Keuntungan Bisnis Depot Air Minum Isi Ulang , analisa keuntungan atau margin dari Bisnis / Usaha Depot Air Minum Isi Ulang ini seperti apa dan sebagainya mari kita coba ulas bersama.
Baik, kita mulai Jenis pengeluaran kita hitung dengan asumsi pendapatan perhari paling sepi-sepi nya pendapatan adalah mendapatkan 40 galon /hari, mengapa 40 galon perhari?, data tersebut kami ambil langsung dari para pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Depot Air Minum (ASDAM) Semarang, mereka berpendapat, kebanyakan depot-depot mereka dalam sehari mendapatkan pendapatan paling sedikitnya 40 Galon /hari biasanya pendapatan hanya sampai 40 galon dalam keadaan cuaca tidak mendukung seperti hujan. Namun, pada saat musim panas, bisa tembus diatas 100 Galon perhari bahkan diatas 200 galon /hari.
Baiklah, mari kita mulai hitung jumlah pengeluaran dengan asumsi pendapatan paling sedikit, yaitu 40 galon /hari dengan rincian detail seperti dibawah ini :

Pendapatan
Hasil Penjualan Air (40 Galon X Rp. 6.000,- /Galon X 30 Hari (1 Bulan) = Rp. 7.200.000,-

Pengeluaran
Volume Air Per Galon adalah 19 Liter, ditambah 1 Liter Air yang kita gunakan untuk mebilas / mencuci Galon, jadi total air yang kita gunakan adalah 20 Liter X @Rp. 40,- /Liter (Air Kulakan Beli dari Supplier Air Tangki Sumber Pegunungan Setempat) Rp. 40,- /Liter x 20 Liter = Rp. 800 x 40 Galon x 30 Hari = Rp. 960.000,-
Tutup Galon (40 Pcs /Hari x Rp. 100) x 30 Hari = Rp. 120.000,-
Tissu Anti Septic Galon (40 Pcs /Hari x Rp. 100) x 30 Hari = Rp. 114.000,-
Listrik 500 Watt /Bulan = Rp. 80.000,-
Gaji Karyawan Rp. 1.200.000,- /Bulan (Asumsi Untuk Karyawan 1 Orang dulu) = Rp. 1.200.000,-
Uang Makan Untuk 1 Karyawan Rp. 25.000,- x 30 Hari = Rp. 750.000,-
Biaya Lain-Lain Seperti Maintenance / Perawatan Alat Depot yang mesti di ganti filternya tiap bulan = Rp. 100.000,-
Total Pengeluaran = Rp. 3.324.000,-
Laba Bersih /Bulan (Pendapatan – Pengeluaran) = Rp. 3.876.000,-

Jika konsumen menghendaki modal yang di investasikan kembali dalam waktu relative lebih cepat rata-rata per hari konsumen cukup menjual dengan target pendapatan paling sedikitnya adalah 40 galon per hari.
Jika paket mesin yang dibeli di INVIRO oleh konsumen seharga Rp. 18.500.000,-  maka konsumen akan kembali modal pada bulan ke-6 pada tahun pertama penjualan, dengan asumsi pada bulan pertama dan kedua belum mendapatkan keuntungan maksimal, karena masih dalam masa-masa promo/pengenalan produk terhadap konsumen sekitar.
Ilustrasi diatas dengan estimasi pendapatan paling sedikit adalah 40 galon perhari, Padahal diluar sana banyak sekali depot-depot air minum isi ulang yang bisa menjual air minum perharinya s/d 120 galon, ada juga yang sampai 150 galon, dan bahkan ada yang sampai 200 galon/hari bahkan lebih, anda bisa membuktikan dengan cara datang langsung ke depot di sekitar anda. Hebat sekali bukan? Bisnis air minum memang tidak ada matinya, selama masih ada manusia, manusia pasti butuh air minum.



Komentar